Sabtu, 20 September 2014

Kau saja



Satu-satunya wanita yang berpengaruh dalam kisah cintaku,
adalah kamu Adinda (masih tetap nama samaran)…
Aku membentuk cintaku kepadamu
saat kau dan aku masih meraba tentang masa depan,
bukan sekarang, saat kau telah dewasa dan tahu tentang cara merias.
      terpendam sudah semua sejak lama
      awal pertemuan kita diperkebunan kopi
      milik Pa Tarno (Feliks, ko tipu terus)…
tentang kehidupan
aku baik-baik saja…
aku tetap makan dan minum
walau kau tidak ada…
      Aku tidak mungkin
      memikirkanmu saat lapar
      karena itu akan menambah benih
      kesakitan di jantungku…
aku terlena oleh semua darimu
tapi tidak menjadikanku gila…
      sebab saat aku gila
      pikiranku tidak terkontrol
      untuk memikirkanmu dalam
      rasa cinta yang indah dan sempurna
Aku masih mempercayai mimpiku
bahwa kau dan aku akan menjadi satu
suatu hari nanti…
apakah di bumi,
ataukah di surga bersama para malaikat TUHAN…

Feliks Savero Pattinama

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...