Aku masuki gelapnya lautan
menuangkan satu per satu
dua per dua, dan tiga per tiga kerinduanku(konyol)
memanggil nama yang tidak mendengar
sampai giliran ketakutan mengetok pintu bernama hati bermarga jantung
aku pacukan langkah surya
sampai dimana aku tertawa,
karena dia sebaya dengan cinta
memahami namun membisu
kutemui doaku
dan bersyukur dalam rasa sakit
maka biarlah aku mencintainya tulus
dan tidak meminta yang buruk
cukuplah sudah semua
yang pernah ada di bawah matahari
berteman dengan bulan dan bintang (puitis skali Si Feliks ini)
aku juga ingin untuk bahagia
walau hal itu sulit lahir
dari hati yang menyimpan cinta…
Feliks Savero Pattinama
menuangkan satu per satu
dua per dua, dan tiga per tiga kerinduanku(konyol)
memanggil nama yang tidak mendengar
sampai giliran ketakutan mengetok pintu bernama hati bermarga jantung
aku pacukan langkah surya
sampai dimana aku tertawa,
karena dia sebaya dengan cinta
memahami namun membisu
kutemui doaku
dan bersyukur dalam rasa sakit
maka biarlah aku mencintainya tulus
dan tidak meminta yang buruk
cukuplah sudah semua
yang pernah ada di bawah matahari
berteman dengan bulan dan bintang (puitis skali Si Feliks ini)
aku juga ingin untuk bahagia
walau hal itu sulit lahir
dari hati yang menyimpan cinta…
Feliks Savero Pattinama
