Senin, 22 September 2014

Aku masuki gelapnya lautan



Aku masuki gelapnya lautan
menuangkan satu per satu
dua per dua, dan tiga per tiga kerinduanku(konyol)
memanggil nama yang tidak mendengar
sampai giliran ketakutan mengetok pintu bernama hati bermarga jantung
      aku pacukan langkah surya
      sampai dimana aku tertawa,
      karena dia sebaya dengan cinta
      memahami namun membisu
kutemui doaku
dan bersyukur dalam rasa sakit
maka biarlah aku mencintainya tulus
dan tidak meminta yang buruk
      cukuplah sudah semua
      yang pernah ada di bawah matahari
      berteman dengan bulan dan bintang (puitis skali Si Feliks ini)
      aku juga ingin untuk bahagia
      walau hal itu sulit lahir
      dari hati yang menyimpan cinta…

Feliks Savero Pattinama

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...