Rabu, 10 September 2014

Dia gadisku, penuh rinduku kepadanya



Dia gadisku, penuh rinduku kepadanya.
suara mempercepat detak jantungku.
ingin kupakaikan cincin dijari manisnya.
Sesaat, menunggu aku sukses…
Dia akan memberi makan bagi anak-anakku.
            mutiara dia bagiku,
yang terdalam dari dasar laut, namun indah jika ditemukan.
sungguh aku tertarik kepadanya.
            kekuatan mengikat perasaanku hingga aku tua nanti.
tapi aku tidak tahu siapa dia.
benar, kami berada di dalam bumi yang sama.
namun aku tidak tahu keberadaanya.
            Apakah dia yang telah aku kenal, ataukah tidak sama sekali?
apakah dia yang terbaru dari versi update, ataukah memori lama?
aku tidak tahu, aku tidak bisa menerka dan mengira.
           
Feliks Savero Pattinama

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...