Aku dan Adindaku (nama samaran) di
taman indah…
saat itu aku sendirian di taman yang Allah jadikan bersama bumi ini…
antara kematian dan hidup, aku ditengahnya merana. Aku merasa ada yang tidak disediakan Allah bagiku. Seluruh bagian dari taman kutelusuri, hanya ada keindahan yang telah ku kenali saja. Namun semua itu tidak menyingkapkan apa yang aku harapkan. Pikirku Allah mengetahui apa yang aku butuhkan untuk menjalani bersama dengan aku di taman ini.Dan dia itu adalah manusia bernama hawa (adindaku seumur hidup). Ibu dari setiap generasi….
Feliks Savero Pattinama
saat itu aku sendirian di taman yang Allah jadikan bersama bumi ini…
antara kematian dan hidup, aku ditengahnya merana. Aku merasa ada yang tidak disediakan Allah bagiku. Seluruh bagian dari taman kutelusuri, hanya ada keindahan yang telah ku kenali saja. Namun semua itu tidak menyingkapkan apa yang aku harapkan. Pikirku Allah mengetahui apa yang aku butuhkan untuk menjalani bersama dengan aku di taman ini.Dan dia itu adalah manusia bernama hawa (adindaku seumur hidup). Ibu dari setiap generasi….
Feliks Savero Pattinama