Jumat, 15 Agustus 2014

Tempat



Tempat  ini bukanlah untukku
aku hanya disediakan tempat untuk memakainya dengan baik.
tempat yang membantuku menulis, dan mengarang apa saja
yang ada didalam pikiranku ini.

mengalirkan sebuah ide dari otak, dan kemudian tangan menuliskannya.
usia 22 tahun akan membuat banyak perubahan bagiku.

karena banyak duka telah kulewati, dan mereka kembali tertawa.
tertawa kembali untuk menjalani kerasnya jalan kehidupan.
Aku sendiri harus berdiri dengan jujur, bahwa aku membutuhkan seorang penolong. penolong yang tidak tampak secara mata, namun secara roh Dia selalu ada. Berbicara pada umur 22 tahun, untuk melaksanakan karyaNya. Dan bagiku, kalian tetap ada didalam doa walau nanti waktu adalah pemisah terburuk.

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...