Selasa, 26 Agustus 2014

My desire




Ingin kukatakan didalam surat ini,
bukan tujuan membuat menangis
atau menyesalkan matamu
ataupun  menghilangkan susunan kepribadianmu.
          sebelum bertemu, kegembiraan adalah keberuntungan
          tapi kini telah tertutup oleh kehadiranmu.
begitu bahagianya perasaanku,
lantaran hal ini belum pernah kudapat.
Merasa seperti mimpi pada hari biasa.
          disimpan bukan waktu lagi, atau bermain dengan cinta palsu sebelumnya.
anak perempuan ini membuatku belajar dengan teratur. Menarik hati untuk memilikinya.
dan kini telah menjadi rasa yang tidak ingin dilanggar.

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...