Karena sesungguhnya, ketika hati ini
(tra usah)
Karena hanya dengan mendengar namamu…
hati ini seperti tergerlitik
Karena hanya dengan mendengar namamu…
aliran darah mengalir tidak seperti biasanya
Karena hanya dengan mendengar namamu…
bibir melengkung lebar hampir menyamai pipi yang mulai memerah
Karena ini bukan tentang siapa yang menghabiskan waktu bersama,
atau tentang siapa yang lebih dulu bertemu
ini tentang rasa nyaman yang tidak disengaja
tentang tawa lepas tanpa rencana
tentang menjadi sedih untuk hal yang sama
tentang terlihat gila oleh mereka
tapi terlalu normal untuk kita
tentang rasa rindu setiap kali saling bicara
untuk semua rasa, yang tak dapat digambarkan dalam bentuk kata
karena sebuah nama“FELIKS SAVERO PATTINAMA”
Aku menitipkan peluk erat yang harus kau balas saat kita bertemu kelak…
Karena hanya dengan mendengar namamu…
hati ini seperti tergerlitik
Karena hanya dengan mendengar namamu…
aliran darah mengalir tidak seperti biasanya
Karena hanya dengan mendengar namamu…
bibir melengkung lebar hampir menyamai pipi yang mulai memerah
Karena ini bukan tentang siapa yang menghabiskan waktu bersama,
atau tentang siapa yang lebih dulu bertemu
ini tentang rasa nyaman yang tidak disengaja
tentang tawa lepas tanpa rencana
tentang menjadi sedih untuk hal yang sama
tentang terlihat gila oleh mereka
tapi terlalu normal untuk kita
tentang rasa rindu setiap kali saling bicara
untuk semua rasa, yang tak dapat digambarkan dalam bentuk kata
karena sebuah nama“FELIKS SAVERO PATTINAMA”
Aku menitipkan peluk erat yang harus kau balas saat kita bertemu kelak…
GMB
