Music adalah suatu keindahan yang
diciptakan TUHAN, dengan tujuan untuk memuliakan namaNya. Music adalah warna
paling bernilai dan berharga dari sekian banyak warna yang ada.Music adalah
kenyataan yang telah diterima oleh semua orang. Music adalah obat penenang tanpa harus diminum. Music adalah
isyarat dengan menggunakan nada dan kata-kata
. Dalam Ilmu biologi, music adalah oksigen yang berperan penting bagi kehidupan
manusia. Dalam ilmu matematika music adalah analisa untuk melakukan perhitungan
dengan cepat dan tepat. Dalam ilmu fisika music adalah hukum kekekalan. Seperti
ini kira-kira bunyinya ; Music dapat diciptakan tapi tidak dapat di musnahkan,
music dapat diatur dari satu nada ke nada yang lain sesuai cara memainkannya.
Selanjutnya music dalam ilmu kimia adalah senyawa yang mengatur interaksi
didalam sel. Sekian tentang music
menurut ilmu pengetahuan. Kini berlanjut pada alat yang menghasilkan music
tersebut.
Kali ini saya akan bercerita mengenai alat music bernama piano. Mungkin anda sudah tahu defenisinya yang sebenarnya, namun saya akan menjelaskan sesuai pemikiran saya. Piano terdiri dari 2 bagian utama, bagian hitam yang menghasilkan nada C# hingga B#, sebaliknya bagian putih yang menghasilkan nada C hingga B. Keduanya adalah kesatuan yang mengeluarkan setiap nada terbaik hingga zaman ini. hasil dari kedua bagian penting itu telah menjadi lagu di negerimu dan negeri orang. Entah sudah berapa banyak lagu yang telah diciptakan,namun hal tersebut tidak akan pernah berhenti menjadi mimpi. Mimpi setiap manusia yang mencintai dengan menjadikannya penghibur bagi dunia ini.
Tanyakan kepada saya, apakah music dan piano itu penting ataukah tidak? Tanyakan lagi seberapa besar dan seberapa berpengaruh keduanya bagi saya?
Ketika saya berumur 9 tahun, saya telah diperkenalkan tentang sebuah alat yang berbentuk persegi yang mampu menghasilkan nada-nada indah. Guru saya adalah paman saya sendiri. Begitu sederhana namun keras pengajaran yang dia berikan saat itu. untuk waktu yang lama saya hanya bermain piano saja, tanpa membangun rasa sayangku terhadap benda ini. saatnya tiba bagi saya untuk mengerti apa arti dari menyayangi yang sebenarnya. Dan ini saya rasakan terhadap alat music yang telah bertahun-tahun lamanya menjadi kawan di rumah, dan diberbagai tempat. Jika saat ini saya meninggalkannya atau dia yang meninggalkan saya, siapa lagi yang akan menjadi kawan saya? yang membantu saya menghasilkan nada sesuai keinginan hati dan pikiran? Piano seperti diriku sendiri. Dia adalah aku dalam media yang berbeda....
Feliks Savero Pattinama
Kali ini saya akan bercerita mengenai alat music bernama piano. Mungkin anda sudah tahu defenisinya yang sebenarnya, namun saya akan menjelaskan sesuai pemikiran saya. Piano terdiri dari 2 bagian utama, bagian hitam yang menghasilkan nada C# hingga B#, sebaliknya bagian putih yang menghasilkan nada C hingga B. Keduanya adalah kesatuan yang mengeluarkan setiap nada terbaik hingga zaman ini. hasil dari kedua bagian penting itu telah menjadi lagu di negerimu dan negeri orang. Entah sudah berapa banyak lagu yang telah diciptakan,namun hal tersebut tidak akan pernah berhenti menjadi mimpi. Mimpi setiap manusia yang mencintai dengan menjadikannya penghibur bagi dunia ini.
Tanyakan kepada saya, apakah music dan piano itu penting ataukah tidak? Tanyakan lagi seberapa besar dan seberapa berpengaruh keduanya bagi saya?
Ketika saya berumur 9 tahun, saya telah diperkenalkan tentang sebuah alat yang berbentuk persegi yang mampu menghasilkan nada-nada indah. Guru saya adalah paman saya sendiri. Begitu sederhana namun keras pengajaran yang dia berikan saat itu. untuk waktu yang lama saya hanya bermain piano saja, tanpa membangun rasa sayangku terhadap benda ini. saatnya tiba bagi saya untuk mengerti apa arti dari menyayangi yang sebenarnya. Dan ini saya rasakan terhadap alat music yang telah bertahun-tahun lamanya menjadi kawan di rumah, dan diberbagai tempat. Jika saat ini saya meninggalkannya atau dia yang meninggalkan saya, siapa lagi yang akan menjadi kawan saya? yang membantu saya menghasilkan nada sesuai keinginan hati dan pikiran? Piano seperti diriku sendiri. Dia adalah aku dalam media yang berbeda....
Feliks Savero Pattinama



