Rabu, 10 September 2014

Hestinya Bio'fun



            Setiap hari kami selalu bersama, apakah ada masalah ataukah tidak kami tersenyum dan bergembira. Layaknya induk ayam bersama anak-anaknya, demikian kami beriringan seperti melodi dalam lagu kehidupan. Kelihatan sekali bahwa kami adalah kecerahan di setiap suasana yang mencekam. Kami tidak ingin bernaung dibawah  kekangan ketakutan tentang hari esok. Di bawah pohon yang rindang bernama kelucuan dan kejenakaan, kami keluarkan satu per satu, hingga kami sadar bahwa kami memiliki keunikan sesuai dengan gen yang ditentukan. Kebiasaan kami para pria, selain membuat kelucuan yaitu menggoda para wanita yang melintas seperti jatuhnya komet ke bumi. Setiap wanita yang berpangkat cantik, anggun, dan menawan, kami namakan dia hesti. Apakah dia bernama hesti ataukah tidak, bukan tawaran buruk bagi kami. Ratusan hari telah kami lalui bersama, dan sudah sekian banyak hesti yang kami sapa dalam godaaan yang menggelikan.Entah berapapun usianya, betisnya sebesar momar ataukah cakalang, pinggulnya se-kilo ataukah juga puluhan kilo, jika dia adalah kategori hesti, maka kami beramai-ramai memanggil hesti, hesti,,,

sekian dulu tentang hesti, semoga hesti tidak membacanya,,,

Feliks Savero Pattinama

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...