Permohonan maaf kali ini adalah bagian yang paling penting.
Seperti kata seorang pemuda cacat, aku tetap memegang peran penting dalam
kehidupan, walaupun dunia menganggapku asing ( fiksi tambahan). Semua itu
terlihat di hari yang telah berubah. Tetapi kalian tetaplah adalah bagian yang
terbaik dalam hidupku. Selalu berputar
seperti roda didalam kalimat-kalimat Iszchqi viuden abuelienszq, abu cuka, abu
tungku, dan abu squp-squp lainnya. Hahaha
sudah mulai ngaur tulisan ini. Tapi kali ini aku bersyukur sebab TUHAN
begitu mengasihiku, dengan memisahkan domba dari keledai. Akulah domba
gembalaannya. Aku adalah peluang dari
pekerjaanNYA. Aku adalah peluang dari rencanaNYA. Sebab titik balik kehidupan
ini adalah bersama YESUS yang kusanjung setiap saat. Sungguh indah bila kau
mengandalkannya. Dia yang terhebat didalam hidupmu.
Jangan membuat dirimu sendiri menjadi orang asing saat
menemuiNYA. Keadaaan indahmu datang sesekali saja. Hal terpenting adalah kau
dapat memutuskan untuk menyerahkanNYA berjalan didepanmu, untuk mengatur dan
membawamu ke tempat yang paling tepat untukmu. Air yang tenang, rumput yang
hijau, bunga bakung diladang, serta kemegahan dunia yang tidak akan bertahan
lama. Tidak seorangpun yang merencanakan
keindahan kehidupanmu sebaik TUHAN saja.