Jumat, 15 Agustus 2014

Permohonan



Permohonan maaf kali ini adalah bagian yang paling penting. Seperti kata seorang pemuda cacat, aku tetap memegang peran penting dalam kehidupan, walaupun dunia menganggapku asing ( fiksi tambahan). Semua itu terlihat di hari yang telah berubah. Tetapi kalian tetaplah adalah bagian yang terbaik dalam hidupku.  Selalu berputar seperti roda didalam kalimat-kalimat Iszchqi viuden abuelienszq, abu cuka, abu tungku, dan abu squp-squp lainnya. Hahaha  sudah mulai ngaur tulisan ini. Tapi kali ini aku bersyukur sebab TUHAN begitu mengasihiku, dengan memisahkan domba dari keledai. Akulah domba gembalaannya.  Aku adalah peluang dari pekerjaanNYA. Aku adalah peluang dari rencanaNYA. Sebab titik balik kehidupan ini adalah bersama YESUS yang kusanjung setiap saat. Sungguh indah bila kau mengandalkannya. Dia yang terhebat didalam hidupmu.
Jangan membuat dirimu sendiri menjadi orang asing saat menemuiNYA. Keadaaan indahmu datang sesekali saja. Hal terpenting adalah kau dapat memutuskan untuk menyerahkanNYA berjalan didepanmu, untuk mengatur dan membawamu ke tempat yang paling tepat untukmu. Air yang tenang, rumput yang hijau, bunga bakung diladang, serta kemegahan dunia yang tidak akan bertahan lama.  Tidak seorangpun yang merencanakan keindahan kehidupanmu sebaik TUHAN saja.

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...