Rabu, 06 Januari 2021

Ada apa di Negeri Oma, Pulau Haruku ???

Selamat menikmati keindahan Negeri Oma (Leparissa Leamahu). Anda suka jalan-jalan? foto-foto? Renang? dll? Negeri Oma bisa jadi salah satu objek wisata yang bisa Anda kunjungi. Dari Kota Ambon (Maluku), Anda harus ke Desa Tulehu dan menggunakan speedboat untuk menyeberang ke Negeri Oma. Anda hanya memerlukan waktu 15 menit untuk tiba di Negeri kecil yang indah tersebut dari pelabuhan Tradisional Tulehu. Ini adalah sebagian foto yang bisa saya abadikan dalam beberapa kali perjalanan ke Negeri Oma. Untuk beberapa tempat lain yang belum sempat didokumentasikan, akan segera saya update.

 






Pantai Sila

Gereja Pniel

Amaira

Batu Pinggang

Poireti

Tanjung Same


Pelabuhan Hatu
                                                                   
Pantai Sila

Akau (Sunset)

Akau (Sunrise)
        

Asol




Air Mendidh Sila

Pohaya
                                                                        

Salam pembuka suka-suka

 Selamat tahun baru, semoga akan ada kebaikan lagi yang kita terima bersama ditahun ini. Saya masih terus menulis, tapi sudah lebih banyak pada media sosial, sehingga sesekali baru mengunjungi blog ini. Tulisan kali ini tidak terlalu panjang, hanya sekedar jalan-jalan dengan kata-kata. Saya akan banyak menulis tahun ini, dan semoga blog ini bisa saya sirami lagi ; sejujurnya bukan karena tidak ada air, hanya saja itu sejumlah air itu telah saya siram ditanaman-tanaman lain. Saya tahu bahwa blog ini sudah seperti pohon besar yang tidak lagi membutuhkan air-air kecil untuk memberinya pertumbuhan. Blog ini lebih tepatnya membutuhkan hujan untuk memperlancar penyebaran akar-akarnya (mulai melebih-lebihkan). Demikin saya menutup catatan pertama saya ditahun ini. salam kenal dari saya yang sudah dan belum kalian kenal. semoga kita tidak bertemu untuk berpisah, apalagi berpisah untu menangis. Salam pramuka, jangan lupa cuci tangan, jaga jarak. Sayor Nara

Senin, 05 Oktober 2020

tebar berdebar

Saya benar-benar menghindar untuk terlihat baik didepan kalian, dan dunia. Saya ingin terlihat menarik didepan Tuhan yang saya sembah. Kalimat yang saya ungkapkan mungkin kelihatan begitu keras, tapi begitulah keadaan yang sebenarnya terjadi. Ketika kalian pergi untuk memuliakan dunia dan segala isinya, dan kemudian kalian mempermalukan Tuhan, lalu saya mengajukan pertanyaan, apa yang kalian raih? pada akhirnya kalian akan terus merasa kosong, karena kalian terus mencoba membuat dunia tertawa.

Senin, 31 Agustus 2020

Akhir bulan

Ketika saya berbicara dengan diri saya di Laut dan kemudian di Gunung, saya ingat satu demi satu peristiwa yang terjadi dalam hidup saya. Pertemuan dengan hujan dan Dia ada. Pertemuan dengan panas dan Dia ada. Pertemuan dengan dingin dan Dia ada. Pada rasa sakit, pada rasa gembira, pada rasa kecewa, pada rasa bimbang, pada rasa ragu, Dia ada. Ketika saya tahu Dia benar-benar mencintai saya, saya sangatlah bahagia, maka sayapun terus berjuang untuk dapat mencintai Dia setiap hari dengan seluruh daya dan upaya saya.

Selasa, 07 Juli 2020

suara-suara kata

Semua orang sedang menyenangkan dunia, mereka lupa harus mencinta siapa.
mereka lupa harus melakukan apa.

Kamis, 02 Juli 2020

Hidup adalah satu nyanyian panjang

Lewati prosesmu, lewati sesakmu. Kejar mimpimu. Kejar harapmu. Jalanlah dalam tekad. Jalanlah dalam ketekunan. Biarlah bibir mencibir, dan salah paham merajalela. Lakukanlah sebaik dan sekuat tenaga. Ingatlah keringat orang tua. Ingatlah tangis mereka. Jangan maju dengan sombong dada, tunduklah dalam kerendahan, sebab menang atau kalah bukan jadi tujuan utama, tapi membuat diri berjuang dengan kejujuran adalah penting. Sempatkan diri untuk doakan yang tertatih dalam melangkah. Sempatkam diri untuk menjadi teman bagi yang membutuhkan. Pandanglah langit dan bumi, dan syukuri hidup. Syukuri Apapun yang terjadi dalam hidupmu. Jangan menyalahkan Tuhan. Salahkanlah dirimu sendiri. Mungkin kamu belum berjuang dengan semaksimal mungkin. Mungkin kamu terlalu memaksakan keadaan. Mungkin kamu  belum menjadi penunggu yang baik. sekalipun bebanmu berat, tapi Tuhan selalu memegang dengan erat. Lepaskan masa lalu. Maafkanlah yang melakukan kesalahan. Hargailah semua tanpa membeda-bedakan. Berbagilah selagi ada, dan jangan menutup telinga dari teriak kerongkongan yang haus. Jangan harapkan manusia, jangan memuja kejayaan. Larilah kepada Tuhan, dan bercerita kepada-Nya. Ratapilah keberdosaan dan tersenyumlah dalam pembaharuan. Hidup adalah satu nyanyian panjang, dan kitalah penentu irama itu. 
Selamat bertarung semua insan. Saya dan kamu adalah pejuang hidup yang akan tetap dikuatkan Tuhan.

Sabtu, 27 Juni 2020

ketenangan dalam Tuhan

Segala ketenangan coba aku cari, semakin mencari aku semakin gelisah. Aku hilang oleh aku sendiri. Dikeramaian yang menertawakan, dan dikesunyian menyesatkan, aku pulang lalu pergi. Aku adalah kapal tanpa kapten, dan aku adalah kapten tanpa kapal. Lalu kududuk untuk mengusir yang datang untuk mencoba.
Dalam kuatku, aku tanpak seperti daging tak memuat tulang, dan tulang yang membuang daging. Kau tahu? Tuhan adalah ketenangan yang kita cari, adalah kesenangan yang kita cari. Lantas ketika matamu tertutup, dan tanganmu terlipat, sambil bibir terucap, disitulah sadarmu datang. Sadarmu bilang, kau tidak bisa tanpa AKU. ketengan itu ada saat kita berdoa dan berkata-kata kepada Tuhan.

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...