Hati dan pikiran itu seirama, hati merasakan, pikiran memikirkan.
lantas keduanya tidak boleh diabaikan.
Ada hati dan pikiran yang benar-benar kuat, meskipun dihantam berbagai masalah, namum tetap berdiri dengan teguh (tipe 1). Ada hati dan pikiran yang begitu rapuh, sehingga tidak ingin lagi untuk hidup (tipe 2).
Maka hati dan pikiran yang begitu kuat dan tangguh, harus membantu hati dan pikiran yang tidak kuat dan lemah untuk bangkit lagi.
Tangan-tangan pikiran
Tangan-tangan hati
jangan tinggal, mari menopang
kalau tidak aksi
maka doakanlah.
Feliks Savero Pattinama
Selasa, 19 Mei 2020
Rabu, 22 April 2020
Padang Gersang sudah pulang
Perempuan tangguh sepertimu adalah batu karang yang berhasil bersahabat dengan ombak. Sembunyimu tidak sampai ke telinga dunia, tapi tertuju pada hati Tuhan. Sehingga anak-anakmu yang ragu, kini jadi pemberani. Jalan-jalan bodoh mereka itu tidak bertahan, sebab doamu adalah doa yang sederhana dan suci.
Senin, 16 Maret 2020
Selasa, 10 Maret 2020
Seorang
Berdiri aku, tidak didengarkan
berlari aku, tidak dihiraukan
Kalau pakai emosi, dikira tak punya hati.
Kalau sudah pakai hati, anda-anda ; gores pakai belati
Langganan:
Postingan (Atom)
Hari Selanjutnya
Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...
-
Inagurasi bio'fun 2010 Tahukah anda apa yang disebut dengan adik tingkat (adik senior)??? Jika anda berfikir bahwa adik tingk...
-
Selamat menikmati keindahan Negeri Oma (Leparissa Leamahu). Anda suka jalan-jalan? foto-foto? Renang? dll? Negeri Oma bisa jadi salah satu o...
-
Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...























