Hati dan pikiran itu seirama, hati merasakan, pikiran memikirkan.
lantas keduanya tidak boleh diabaikan.
Ada hati dan pikiran yang benar-benar kuat, meskipun dihantam berbagai masalah, namum tetap berdiri dengan teguh (tipe 1). Ada hati dan pikiran yang begitu rapuh, sehingga tidak ingin lagi untuk hidup (tipe 2).
Maka hati dan pikiran yang begitu kuat dan tangguh, harus membantu hati dan pikiran yang tidak kuat dan lemah untuk bangkit lagi.
Tangan-tangan pikiran
Tangan-tangan hati
jangan tinggal, mari menopang
kalau tidak aksi
maka doakanlah.
Feliks Savero Pattinama