Sabtu, 04 November 2017

Rindu Pencipta

Sesak memainkan dada
Sesak menyentuh dentuman jantung
Sesak memberi peringatan
Sesak menjelma jadi pisau penyabik nadi

Kesenangan telupa
Kedukaan terbuang
Senyum bagai mati
Keriput bak terpotong pikiran

Rindu kepada Tuhan
Rindu kepada Tuhan
Rindu merindu rindu indu ndu du u
Rinda kepada Pencipta

Jumat, 03 November 2017

Salah paham

   Salah paham sudah menjadi bagian dari setiap manusia. Mereka mereka-reka, dan membuat pemikiran tersendiri. Mereka menyusun kata-kata dalam hati, dan menjadi teman si pemikir negatif. Mereka selalu mengandalkan konsep yang berulang, lalu menyalahkan orang lain dari ketidakbenaran yang mereka anut. Salah paham akan sangat merugikan. Seperti batu kecil yang diremehkan, padahal akan menjatuhkan tubuh mereka sendiri. Sudah banyak kasus yang terjadi akibat salah paham. Mereka terburu-buru membuat anggapan terhadap seseorang atau suatu kelompok. Mereka tidak senang meneliti kasus, hanya jadi peramal dibalik observasi belaka. Mereka tidak ingin mendengarkan penjelasan yang sebenarnya dari narasumber. Sekalipun telah diberitahu, kebenaran menjadi ketidakbenaran bagi mereka. Menganggap diri paling benar justru adalah kesombongan. Ini harus menjadi perhatian, bahwa kita tidak punya hak untuk menentukan kebenaran hanya berdasarkankan satu pandangan. Kita harus menerima konsep orang dan mempertimbangkan. Kita tidak bisa mengenal orang lain tanpa bergaul dengannya. Kita tidak bisa merasa asinnya laut tanpa meminumnnya. Kita tidak bisa tahu, tanpa belajar.
Kita tidak ditugaskan menjadi peramal, kita ditentukan untuk mengungkap kebenaran. Kita tidak tercipta untuk merakit bom dikepala, dan meledakan diri. Bukalah hati dan dengarkan orang lain. Jangan membuat jembatan kehidupan tanpa tahu fakta dibalik suatu kejadian.

Selamat menjalani akhir pekan.Gbu

By :Feliks

Minggu, 29 Oktober 2017

Sesak

Sesak...sesak aku.
Sesak...sesak aku.
Aku ingin yang hatiku bilang pada-Mu Tuhan,
bahwa aku sebenarnya sesak.

Jikalau aku sesak, siapa mau dengar sesakku?

Jumat, 20 Oktober 2017

Langit Musik

Langit Musik...

Ada nada di awan gelap, berbaris dengan lirik lagu yang tertuju pada cakrawala.

Ada irama disisi bulan, bersahut-sahutan layaknya kehidupan pernah mempertemukan.

Ada birama kejayaan menampilkan kedap-kedip jutaan mata bintang.

Ada yang melihat langit musik, dan ada yang tidak menemukan.

Langit musik tak boleh meredup karena pemutar waktu.

Langit musik harus dipenjarakan dengan keihklasan.

Ambon 21-10-2017,
Feliks Savero Pattinama

Rabu, 18 Oktober 2017

Malam

Malam, satu malam...
Malam, seribu bintang...
Malam, berteman bulan...
Malam, mengenalkan bulan...
Kalau ada malam lagi, mari jadi teman bercerita...
Jangan bersedih, jangan pesimis, ada Tuhan bersamamu. Ada Tuhan dalam harapanmu. Malam katakanlah ini padanya...

Salam dari Timur.

Feliks

Senin, 16 Oktober 2017

Calon Isteriku yang takut akan Tuhan

Calon Isteriku yang takut akan Tuhan, datanglah kepadaku... marilah kita berdua taat dihadapan Tuhan, lalu bergumul untuk kehidupan ini. Jika kau cinta Tuhan, maka kau memiliku. Jika tidak, Tuhan akan memisahkan kita berdua.

Karena aku sungguh mencintai Tuhan...
Karena aku sungguh mencintai Yesus...

Aku tidak tahu siapa yang akan Tuhan anugrahi untuk mendampingiku, namun aku berharap kau takut akan Tuhan.

Bingung

Aku berlindung pada keraguan,,,
Aku ingin mencinta, aku takut tertangkap...
Aku ingin dicinta, aku dihinggap pelarian...
Maju sama dengan ombak, mundur sama dengan tenggelamnya matahari...
Senyuman, pantaskah diparut ketidakpercayaan?
Kedatangan, jantankah mengutarakan kesepakatan?

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...