Kamis, 31 Oktober 2019

Terus menyalahkan Tuhan membuat kita kalah, bersyukur akan membuat kita menang

Mengapa anda terus menyalahkan Tuhan? apa yang salah dengan-Nya? anda punya alasan? alasan anda mungkin karena penderitaan yang anda alami, atau karena apa yang anda minta tidak anda dapatkan.

Manusia memang seperti ini, apalagi jika mereka tidak belajar bersyukur. 

Mereka terus menghitung apa yang tidak mereka miliki, mereka tidak lagi memikirkan apa yang telah Tuhan berikan sepanjang mereka hidup, mulai dari nafas hidup, makanan, pakaian, kesehatan, bakat, lingkungan,  alam sekitar, keluarga, persekutuan dengan orang-orang terkasih, dll.

Mereka terus membandingkan diri mereka dengan orang-orang yang satu tingkat mungkin lebih dari mereka, tanpa memperhitungkan bahwa merekapun sedang berada pada posisi satu tingkat diatas orang lain.

Dengan menyalahkan Tuhan, berarti kita merasa bahwa kita paling benar, kita paling tahu lebih dari pada Tuhan, padahal untuk hidup didunia ini saja, kita tidak mampu menghasilkannya.

kita seolah lupa bahwa kita sering melakukan kesalahan dan dosa, tapi Tuhan selalu memberikan kita kesempatan. Apa gunanya kesempatan yang Tuhan berikan itu? bukankah semua itu untuk memperbaiki segala yang buruk  menjadi lebih baik? 

sebagai penulis, mungkin saya tidak meraskan apa yang anda alami, tetapi menurut pendapat saya, Tuhan itu terlalu baik, kita saja yang tidak. Dia selalu punya rencana dan jalan yang terbaik bagi kita, namun kita kadang yang membuat jalan kita sendiri.

Kita tidak pantas menyalahkan Tuhan, kita pantas mempertanyakan mengapa kita selalu melawan perintahnya.



Manusia harus belajar dari Matahari

Belajar dari matahari yang selalu setia kepada TUHAN sang pencipta.

 Belajar bagaimana matahari menyinari tanpa memilih siapa yang berbuat baik hari ini, dan siapa yang tidak. 

Belajar bagaimana matahari memberi 12 jam untuk kita melihat cahaya, dan setelah itu digantikan oleh bulan. 

Benda-benda penerang itu selalu setia, tidak pernah melawan, kita saja sebagai manusia yang senang melakukan perlawanan.

diantara manusia-manusia yang masih bernafas, masih ada yang perbuatannya seperti matahari. memberi cahaya kepada manusia lain, lewat perilaku yang baik, jujur, dan penuh sukacita dalam menjalani kehidupan. 

diantaranya juga, ada orang-orang yang tidak setia, yang membuang-buang waktu untuk mengecewakan Tuhan.

untuk contoh yang baik dan setia yang kita dapatkan dari matahari, apa yang akan kita lakukan?

kita masing-masing punya piilihan. 

Selasa, 22 Oktober 2019

Pilihan

Apa yang sebenarnya manusia cari?
Apa yang sebenarnya manusia inginkan?
di pagi-pagi belia, mereka lupa mengucap syukur ; lekas-lekas kaki mereka menuju kebinasaan. Mereka tidak malu, tidak merasa lelah. Mereka memanggil Allah hanya dengan alasan memerlukan, bukan membutuhkan. Lantas manusia akan kemana setelah kematian memanggil? 

Hari Selanjutnya

 Pada hela nafasmu, namamu berdesis pelan, Ucy, di ruang sanubari terpatri teguh dan kelan. Senyummu mentari pagi, hangatkan jiwa yang beku,...